Doa Yang Menggetarkan

16 Mar 2013


Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh.
~*Doa Yang Menggetarkan*~
Mulanya sang Ibu tidak begitu terkejut melihat
putranya pergi ke masjid menunaikan shalat
jamaah lima kali dalam sehari semalam. Bahkan,
tampak seakan ia tidak rela bila buah hatinya
yang masih kanak-kanak melaksanakah semua
shalat lima waktu. Baginya, sang anak masih
terlalu hijau untuk melaksanakan shalat. Seolah
shalat telah merampas buah hatinya, dan tidak
memberinya manfaat. Shalat telah membuat
anaknya penat, dan sungguh tidak
menyenangkan. Shalat hanya menyia-nyiakan
waktunya dan tidak membuatnya disiplin.
Namun sungguh menakjubkan, di usianya yang
tidak lebih dari sepuluh tahun, si anak dengan
polos menjawab kegalauan ibunya. Ia menolak
dengan halus keinginan ibunya agar ia tidak
perlu bersusah payah untuk shalat-, Ibu,
dengan shalat aku merasa bahagia sekali. Dengan
shalat, aku merasa lebih giat; waktuku teratur
dengan baik, PR sekolah mampu aku kerjakan
semuanya, pelajaran sekolah dapat aku ulangi,
dan aku masih punya waktu untuk bermain.
Saat sang ibu merasa tidak mampu lagi untuk
membujuk buah hatinya untuk meninggalkan
ketekunannya melaksanakan shalat berjamaah
yang dianggapnya semua itu terlalu dini bagi
anaknya- ia pun mengadukan persoalan buah
hatinya itu kepada sang suami. Sang ibu benar-
benar merasa bahwa shalat telah menguasai
pikiran anaknya.
Sang suami berusaha menghibur istrinya yang
cemas dengan mengatakan, Biarkan saja, itu kan
hanya perilaku kanak-kanak. Kalau ia sudah
bosan dan putus asa, ia akan kembali pada
perilakunya semula.
Hati pun terus bergulir, ucapan sang suami yang
menjadi harap sang ibu belum juga muncul
tanda-tanda akan terwujud, sementara sang
buah hati, bertambah cintanya pada shalat.
Semakin kuat keteguhannya melakukan shalat
dan tidak pernah lagi terbendung tekad bulatnya
untuk selalu shalat berjamaah di masjid.
Hingga suatu pagi di hari Jum`at, sang ibu
tampak sangat gelisah. Sudah setengah jam lebih
dari shalat shubuh selesai ditunaikan, sang buah
hati belum juga beranjak dari kamarnya. Sambil
agak terburu-buru ia bergegas menuju kamar
sang buah hati, taku dan cemas membayangi
hatinya.
Hampir saja sang ibu memasuki pintu kamar
buah hatinya yang terbuka saat terdengar lamat-
lamat kata bercampur isak tangis. Sang buah hati
terlaut dalam khusyuknya doa, Ya Rabb, berilah
petunjuk kepada ibuku, berilah petunjuk kepada
ayahku ! sadarkanlah keduanya agar mau
menunaikan shalat dan taat kepada-Mu
sehingga keduanya tidak masuk neraka.
Sang ibu tak kuasa membendung deraian air
matanya saat mendengar doa sang buah hati. Air
matanya terus membasahi kedua pipi, membasuh
hati dan melapangkan dadanya. Ia bergegas
menuju kamarnya untuk membangunkan
suaminya dan mengajaknya mendengarkan doa
buah hatinya.
Keduanya mendapati buah hatinya meneruskan
untaian doanya, Ya Rabb, Engkau telah berjanji
akan memperkenankan doa kami. Aku mohon
kepada-Mu wahai Rabb, perkenankan doaku,
dan berilah hidayah kepada ayah dan ibuku. Aku
cinta pada mereka, dan mereka pun cinta
kepadaku.
Sang ibu tak kuasa lagi menahan diri. Ia memeluk
buah hatinya. Ia bekap buah hatinya erat-erat
dalam dadanya. Sang ayah pun tak kuasa
menahan haru. Ia dekap anak dan istrinya seraya
berucap kepada buah hatinya, Anakku saying,
Allah telah memperkenankan doamu.
Sejak itu, keduanya senantiasa melaksanakan
shalat lima waktu dan teguh menunaikan
perintah-perint ah Allah. Keduanya mendapat
hidayah melalui perantara buah hatinya.
Subhanallah.
Via Kisah Para Nabi & Rosul Allah
Silahkan dishare /copas . agar kebaikan terus menyebar..
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=467480319985352&set=a.354336974633021.80158.347343471999038&type=1&theater

Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh.
Berdoalah! (Sebuah Motivasi dan Kedudukan
Doa dalam Islam)

Sahabat
Seluruh orang yang hidup di dunia ini
tentu memiliki masalah. Dan terkadang, jika
kita memiliki masalah, maka kita akan mudah
berputus asa. Kita akan mudah menyerah, kita
akan sulit untuk berusaha kembali. Bahkan,
terkadang banyak orang yang berputus asa dari
rahmat Allah (yakin bahwa Allah tidak
mempedulikannya, atau tidak mau lagi berdoa
lantaran yakin doanya tidak akan dikabulkan,
dll), padahal, berputus asa dari rahmat Allah
itu adalah perbuatan orang-orang kafir.
Banyak ayat dalam al-Quran yang melarang
kita berputus asa dan menyebutkan bahwa
sikap berputus asa adalah sikap orang-orang
kafir.
Hai anak-anakku, pergilah kamu,
maka carilah berita tentang Yusuf dan
saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari
rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa
dari rahmat Allah, melainkan kaum yang
kafir” (Q.S. Yusuf: 87)
Dan orang-orang yang kafir terhadap
ayat-ayat Allah dan pertemuan dengan Dia,
mereka berputus asa dari rahmat-Ku, dan
mereka itulah yang mendapatkan adzab yang
sangat pedih, (Q.S. Al-Ankabuut: 23)
Hai orang-orang yang beriman,
janganlah kamu jadikan penolongmu kaum
yang dimurkai Allah. Sesungguhnya mereka
telah putus asa terhadap negeri akhirat
sebagaimana orang-orang kafir yang telah
berada dalam kubur berputus asa. (Al-
Mumtahanah: 13)
Lihatlah! Jika anda berputus asa dari
rahmat Allah, maka anda sama saja dengan
orang kafir yang akan menerima adzab yang
pedih dari Allah swt. Jika anda memang sedang
memiliki masalah atau cobaan, maka janganlah
anda berputus asa, janganlah anda bermuram
durja, janganlah anda terlarut dalam kesedihan
yang terlalu mendalam. Yakinalh, bahwa
pertolongan Allah itu sangatlah dekat. Dan
apabila anda merasa kesulitan dengan cobaan
yang telah ditimpakan Allah atasmu, maka
yakinlah bahwa hal itu adalah ujian dari Allah
agar derajat anda menjadi lebih tinggi di sisi
Allah.
Apakah kamu mengira bahwa kamu
akan masuk surga, padahal belum datang
kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya
orang-orang terdahulu sebelum kamu?
Mereka ditimpa oleh malapetaka dan
kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan
bermacam-macam cobaan) sehingga
berkatalah Rasul dan orang-orang yang
beriman bersamanya: “Bilakah datangnya
pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya
pertolongan Allah itu amat dekat. (Q.S. Al-
Baqarah: 214)
Ya, hanya Allah-lah satu-satunya
dzat yang mampu menolong kita atas segala
hal.
Jika Allah menolong kamu, maka tak
adalah orang yang dapat mengalahkan kamu;
jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi
pertolongan), maka siapakah gerangan yang
dapat menolong kamu (selain) dari Allah
sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada
Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.
(Q.S. Ali Imran: 160)
Kita tidak boleh menjadikan orang lain
atau hal-hal lainnya sebagai penolong bagi
kita. Mengapa? Karena hanya Allah-lah
tempat kita meminta pertolongan.
Hanya Engkaulah yang kami sembah,
dan hanya kepada Engkaulah kami meminta
pertolongan (Q.S. Al-Faatihah: 5)
Lihatlah! Jika anda memiliki masalah,
maka yakinlah bahwa pertolongan Allah itu
akan datang, cepat atau lambat. Jangan sampai
kita berputus asa dari rahmat Allah, jangan
sampai kita menjadi orang yang mudah patah
semangat. Karena di dalam al-Quran sendiri
kita telah diajarkan banyak hal, dan salah
satunya adalah optimis!
Ya, kita dianjurkan selalu optimis
dalam segala hal. Bahkan, salah satu hal yang
dapat menyebabkan doa itu terkabul adalah
kesungguhan dan memiliki keyakinan bahwa
doa kita itu akan terkabul.
Sekali lagi, jangan sampai kita mudah
menyerah, patah semangat, putus asa, bahkan
jangan sampai kita berprasangka buruk pada
Allah jika Allah masih belum mengabulkan doa
anda. Ingat! Bahwa pengabulan doa itu
terserah Allah. Apakah doa itu akan langsung
dikabulkan, apakah ditangguhkan, apakah doa
itu diganti menjadi hal yang lebih baik.
Dan mengenai doa, hal ini adalah hal
yang serius. Mengapa? Karena doa adalah
intinya ibadah (H.R. Tirmidzi). Bahkan dalam
shalat pun banyak sekali bacaan shalat yang
mengandung ibadah. Dalam al-Quran bahkan
berdoa dan beribadah dikaitkan dalam satu
ayat,
Hanya Engkaulah yang kami sembah,
dan hanya kepada Engkaulah kami meminta
pertolongan, (Q.S. al-Faatihah: 5)
Jadi, jangan menganggap enteng berdoa
dan jangan sekali-kali kita meninggalkan doa.
Karena jika begitu, maka kita telah
menyombongkan diri kepada Allah swt. Jika
kita meninggalkan doa, maka kita sama saja
tidak membutuhkan Allah. Allah akan
melaknat diri seseorang jika meninggalkan doa.
Barangsiapa yang tidak meminta
kepada Allah, maka Allah akan
memurkainya (H.R. at-Tirmidzi, dimuat di
dalam Sunan at-Tirmidzi, bab Doa)
Bahkan Rasulullah saw pernah
bersabda mengenai orang yang tidak mau
berdoa,
orang yang lemah adalah orang yang
meninggalkan berdoa dan orang yang paling
bakhil adalah orang yang bakhil terhadap
salam (H.R. al-Haitsami, Thabrani, dan
dishahihkan oleh al-Albani dalam kitab as-
Silsilah ash-shahihah).
Jadi, jadilah orang yang sering berdoa!
Namun, jika anda merasa bahwa doa
anda tidak dikabulkan oleh Allah, maka
ingatlah kisah Nabi Musa as. Nabi Musa itu
selalu berdoa kepada Allah agar Bani Israil
keluar dari penindasan Firaun dan kekuasaan
Firaun itu hancur. Tetapi, tahukah anda?
Bahwa doa Nabi Musa itu baru dikabulkan
Allah setelah 40 tahun lamanya, dan selama 40
tahun itu pula Nabi Musa tidak pernah
berhenti berdoa, atau berputus asa. Dan
bahkan Nabi Musa terus yakin dan optimis
terhadap doanya itu dan berbaik sangka
kepada Allah.
Ingatlah hadits Rasulullah saw,
Doa salah seorang daripada kamu
akan diperkenankan oleh Allah asalkan saja
seseorang itu tidak terburu-buru lalu ia
mengatakan: Aku telah berdoa, tetapi doaku
belum diperkenankan. (Hadis riwayat al-
Bukhari dan Muslim)
“Doa seorang hamba akan selalu dikabulkan
selagi tidak memohon sesuatu yang berdosa,
atau pemutusan kerabat, atau tidak tergesa-
gesa.” Para sahabat bertanya, “apa yang
dimaksud dengan tergesa-gesa?” Beliau
menjawab, “dia berkata. ’saya sudah berdoa
berkali-kali tidak dikabulkan.’ Kemudian dia
merasa menyesal dan meninggalkan doa,” (H.R.
Muslim)
Jadi, tunggu apa lagi? Jika anda
memiliki masalah, maka segeralah
mengadukannya pada Allah!
Wallahu alam
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=467534129979971&set=a.354336974633021.80158.347343471999038&type=1&theater

Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh.
~*Dear Allah (untukmu sahabat)*~
“Bila seseorang mendoakan bagi diri
sahabatnya sedang ia tidak ada bersamanya,
maka malaikat akan berkata: Dan engkau juga
akan menerima sepertinya juga”
“Doa seseorang untuk saudaranya dalam masa
ketiadaannya, tidak akan tertolak”
Dipetik dari Bimbingan Mukminin-Imam
Ghazali
Bismillahirrahmanirrahim…
Ya Allah..
panjangkanlah umur sahabatku,kurniakanlah
kesihatan yang baik
padanya, terangi hatinya dengan nur pancaran
iman..
Ya Allah..
tetapkanlah hatinya, perluaskanlah rezekinya,
dekatkanlah
hatinya kepada kebaikan, jauhkanlah hatinya
pada kejahatan, tunaikanlah
hajatnya baik hajat dalam agama,dunia dan
akhirat…
Ya Muhaimin..
jika dia jatuh hati, izinkanlah dia menyentuh
hati seseorang
yang hatinya tertaut padaMu agar tidak
terjatuh dia dalam jurang cinta
nafsu.
Ya Rabbana..
jagalah hatinya agar tidak berpaling daripada
melabuhkan
hatinya pada hatiMu.. Ya Rabbul Izzati..jika dia
rindu, rindukanlah dia
pada seseorang yang merindui syahid di
jalanMu..
Ya Muhaimin..Jangan biarkan sahabatku
tertatih dan terjatuh dalam
perjalanan panjang menyeru manusia
kejalanMu..
Ya Allah Yang Tercinta..jika kau halalkan aku
merindui sahabatku,
janganlah aku melampaui batas sehingga
melupakan daku pada cinta
hakiki,rindu abadi dan kasih sejati hanya
untukMu
Ya Allah..kurniakanlah sahabatku kesenangan,
ketenangan, kebahagiaan dan
kecemerlangan hidup di dunia dan akhirat
kelak..
Ya Rabbul Izzati..bahagiakanlah hatinya
sebagaimana Engkau bahagiakan
hati hambaMu yang lain… AMIN
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=467473863319331&set=a.354336974633021.80158.347343471999038&type=1&theater

Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh.
*Jadikanlah kalimat ini sebagai bahan renungan untuk kita*

katakanlah dalam hatimu

Ya Rabby ……
Aku hanyalah sebutir pasir di gurun Mu yang
luas ,,,
Aku hanyalah setetes embun di lautan Mu yang
meluap hingga ke seluruh samudra ,,,
Aku hanya sepotong rumput di padang mu
yang memenuhi bumi ,,,
Aku hanya sebutir kerikil di gunung Mu yang
menjulang menyapa langit ,,,
Aku hanya seonggok bintang kecil yang redup
di samudra langit Mu yang terntang luas ,,,
Ya Rabby
Hamba yang hina ini menyadari tiada artinya
diri ini di hadapan Mu ,,,
Tiada Engkau sedikitpun memerlukanku akan
tetapi,
hamba terus menggantungkan segunung
harapan pada Mu ,,,
Ya Rabby …
Abdiku tiada arti ,,,
Ibadahku hanya sepercik air ,,,
Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat
memadamkan api neraka Mu ,,,
Betapa sadar diri begitu hina dihadapan Mu ,,,
Diri ini penuh dengan kemaksiatan ,,,
Mulut ini penuh dengan kemaksiatan ,,,
Mata ini penuh dengan kemaksiatan ,,,
Hati ini telah terkotori oleh noda ,,,
Namun kami memiliki keinginan setinggi
langit ,,,
Mungkinkah hamba yang hina ini menatap
wajah Mu Yang Mulia Lagi Maha Tinggi ??
Ya Rabby ….
Kami adalah hamba yang fakir di hadapan
Mu ,,,
Tapi juga kikir dalam mengabdi kepada Mu ,,,
Semua makhluk Mu meminta kepada Mu ,,,
Dan pintaku Ya Rabby ,,,

Ampunilah kami dan sudara saudara kami yang
telah memberi arti dalam hidup kami ,,,

Sukseskanlah mereka ,,,

Mudahkanlah urusan mereka ,,,

Mungkin tanpa kami sadari, kami pernah
melanggar aturan Mu ,,,
Melanggar aturan qiyadah kami, bahkan
terlena dan tak mau tahu akan amanah yang
telah Engkau percayakan kepada kami ,,,

Duhai Dzat Yang Maha Pengampun ,,,
Ampunilah kami ,,,
Pertemukan kami dalam syurga Mu dalam
bingkai kecintaan kepada Mu ,,,
Ya Rabby …
Siang kami tak selalu dalam iman yang teguh ,,,

Malam kami tak senantiasa dibasahi airmata
taubat ,,,

Pagi kami tak selalu terhias oleh dzikir pada
Mu ,,,

Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang
sedikit ,,,

Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan
lupa pada Mu ,,,
Atau dalam maksiat kepada Mu ,,,

Ya Rabb kami ,,,
Tutuplah untuk kami dengan sebaik-baiknya
penutupan !!


Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada
Mu husnul khatimah dan aku berlindung
kepada Mu dari suul khatimah.
https://www.facebook.com/JikaEsokMataIniTakTerbukaLagi?ref=stream
Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh.
28 Keutamaan Membaca Shalawat
=======================
Banyak sekali hikmah dan fadhilah membaca
shalawat.
Perintah dari Allah SWT dan anjuran untuk
mendawamkan shalawat dari hadits dan para
ulama tentu sja memiliki keutamaan tersendiri.
Untuk memotivasi diri pribadi khususnya dan
orang islam lain pada umumnya untuk
menggairahkan bershalawat kepada Rasulullah
SAW, berikut ini beberapa fadhilah dan
keutamaan membaca Shalawat.
28 Manfaat Membaca Shalawat:
Melaksanakan perintah Allah SWT.
1. Diangkat sepuluh derajat atas kedudukannya
di sisi Allah SWT.
2.Dituliskan bagi pembaca shalawat sepuluh
kebaikan dan dihapuskan sepuluh kejelekan.
3.Memperoleh limpahan rahmat dan kebajikan
dari Allah SWT.
4.Memperoleh kebajikan, mengangkat derajat,
menghapus kejahatan, kesalahan dan dosa.
5.Memperoleh pengakuan kesempurnaan iman
bila membacanya 100 kali.
6.Menjauhkan kerugian, penyesalam dan
digolongkan ke dalam golongan orang-orang
shaleh.
7.Mendekatkan diri kepada Allah SWT.
8.Memperoleh pahala seperti memerdekakan
hamba sahaya.
9.Memperoleh syafa’at dari Nabi Muhammad
SAW.
10.Memperoleh penyertaan dari malaikat rahmat.
11.Memperoleh hubungan yang rapat dengan
Nabi Muhammad SAW. Sebab jika seseprang
bershalawat dan mengucapkan salam kepada
Nabi Muhammad SAW, maka shalawat dan
salamnya disampaikan kepada Beliau.
12.Membuka kesempatan berkomunikasi dengan
Nabi SAW dalam keadaan terjaga.
13.Menghilangkan kesusahan, kegundaham dan
melapangkan rezeki.
14.Melapangkan dada dan hati yang sempit bila
seseorang membacanya 100 kali.
15.Menghapuskan dosa bila seseorang
membacanya 3 kali setiap hari.
16.Menggantikan sedekah bagi orang-orang
yang tidak mampu bersedekah.
17.Melipatgandakan pahala yang diperoleh
terutama bila seseorang banyak membaca
shalawat di hari Jumat.
18.Mendekatkan kedudukan kepada Rasulullah
SAW di Hari Kiamat.
19.Menjadikan sebab doa kita diterima dan
dikabulkan Allah SWT.
20.Melepaskan diri dari kebingungan di Hari
Kiamat.
21.Memenuhi stu hak Rasulullah SAW atau
memenuhi suatu ibadah yang diwajibkan Nabi
SAW kepada umatnya.
22.Dipandang sebagai seseorang yang mencintai
Rasulullah SAW.
23.Dikabulkan segala hajat atau kebutuhannya.
24.Membuat orang yang membacanya menjadi
ingat atas segala hal yang dilupakannya.
25.Menghilangkan perasaan pelit.
26.Menyelamatkan pembacanya dari kejahatan
orang yang 27.mendoakan keburukan baginya.
28.mengundang keberkahan.
Begitu banyaknya khasiat membaca shalawat
untuk Baginda Rasulullah SAW, jadi tunggu
apalagi, mari kita bersama-sama
mendawamkan / melanggengkan / rutin
membacanya setiap hari dan sebanyak mungkin
bahkan sebelum berdoa, sebelum tidur dan
sebelum berkatifitas lainnya.
Klik SHARE yuk 28 manfaat diatas biar lebih
banyak lagi orang2 yg bersholawat.
LIKE/SHARE agar kebaikan terus menyebar
https://www.facebook.com/JikaEsokMataIniTakTerbukaLagi?ref=stream


TAGS 11977


-

Author

Follow Me