Manfaatkan Sisa Usia Kita

12 Oct 2012

Assalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Manfaatkan Sisa Usia Kita
Cepat sekali waktu berlalu. Mengalir tak pernah berhenti. Jam demi jam, menit demi menit, detik demi detik, bergerak. Waktu tak dapat ditunda, tak dapat ditahan dan tak mungkin ada yang mampu mengulang. Itu artinya, usia kita pun berkurang. Kita… semakin dekat ke liang lahat. Saudaraku, entah, apakah pertambahan dan perguliran waktu itu, berarti mendekatkan diri kita pada kenikmatan surga. Atau mendekatkan kita pada kesengseraan neraka. Nauzubillah….
Rasul saw. Menyifatkan cepatnya perjalanan waktu kehidupan seperti perjalanan seorang musafir yang hanya sejenak berhenti di bawah pohon di tengah perjalanan yang amat panjang. Para ulama juga banyak menguraikan ilustrasi tentang hidup yang amat singkat ini. “Umurmu akan mencair seperti mencairnya es, ” kata Imam Ibnul Jauzi. (Luthfu fil Wa’z, 31)
Marilah menangguk pahala, meraih rahmat dan ampunan Allah sebanyak-banyaknya sekarang juga. Perbanyaklah dzikir, bersedekah, berjihad dan beramal shalih…..Tak ada kata terlambat untuk melakukan kebaikan. Sekarang dan jangan tunda-tunda lagi niat baik kita…. Semoga Allah meneguhkan kekuatan kita untuk melakukan kebaikan yang kita niatkan…
Amiiin.
http://lenteradankehidupan.blogspot.com/2012/09/manfaatkan-sisa-usia-kita.html

Umurmu, Kau Habiskan untuk Apa?
Hakikat Umur
Umur merupakan salah satu nikmat Allah SWT. Ia adalah penghidupan manusia di dunia. Mulai di kandungan sang ibu, umur manusia sudah ditentukan oleh Allah.
Dan, umur yang merupakan salah satu nikmat Allah itu akan ditanya oleh Allah, yaitu digunakan untuk apa umur tersebut.
Dari Abu Barzah Al-Aslami RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: Tidak henti-hentinya seseorang itu berdiri (pada hari kiamat) sampai ia ditanya perihal: umurnya, untuk apa dihabiskannya; ilmunya, untuk apa dipergunakannya; hartanya, dari mana ia memperolehnya dan untuk apa dinafkahkannya; dan badannya, untuk kepentingan apa dikerjakan hingga tuanya (HR Tirmidzi).
http://udinhamd.com/2010/08/umurmu-kau-habiskan-untuk-apa/
Kemana Kita Habiskan Umur ini?
Rata-rata manusia meninggal dunia antara usia 60 tahun sampai 70 tahun (mayoritas). Kalau di hitung rata-rata manusia meninggal 65 tahun, beruntung bagi yang di berikan umur panjang dan di manfaatkan sisa umurnya.
Baligh: adalah permulaan untuk seseorang di perhitungkan amal baik atau buruknya selama hidup di dunia.
Masa baligh:
Laki-laki: 15 tahun,
Wanita: 12 tahun.
Usia yang tersisa untuk kita beribadah kepada-Nya kita hitung rata-rata dengan RUMUS: MATI - BALIGH = sisa USIA ?? 65- 15 = 50 tahun.
LALU 50 TAHUN INI DIGUNAKAN UNTUK APA SAJA ?
12 jam siang hari, 12 jam malam hari = 24 jam satu hari satu malam.
Mari kita tela’ ah bersama:
Dalam 1 tahun : 365 hari, Dalam 50 tahun : 18.250 hari.
Waktu tidur kita 8 jam/hari, Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai tidur adalah:
18.250 hari x 8 jam = 146.000 jam = 16 tahun, 7 bulan.
Di bulatkan jadi 17 thn.
Logikanya: Alangkah sayangnya waktu 17 tahun habis digunakan untuk tidur, padahal kita akan tertidur selepas dari dunia untuk selamanya.
Catatan: Yang bermasalah lagi bagi mereka yang “TUMOR” alias tukang Molor, bisa jadi 12 jam/ hari = 25 tahun habis tertidur!!!
http://aripaloh.blogspot.com/2012/06/kemana-kita-habiskan-umur-ini.html
http://m.dakwatuna.com/2012/09/23214/mahalnya-harga-kehidupan/
http://garissuci.wordpress.com/2010/06/25/hakikat-umur-kita/
http://dheryudi.wordpress.com/2011/06/17/mensyukuri-nikmat-waktu/
http://dedi5611.blogdetik.com


TAGS


-

Author

Follow Me